Tak Berkategori

Penataan Manajemen

Fenomena yang kerap terjadi adalah banyak perusahaan mampu menghasilkan pendapatan yang tinggi, namun pendapatan tersebut tidak membuahkan net profit margin yang optimal, sedemikian sehingga dari tahun ke tahun perusahaan tidak mengalami kemajuan yang signifikan.

Hal itu bisa terjadi karena kualitas dan kuantitas sumber daya manusia perusahaan yang tidak optimal, atau karena proses bisnis internal (internal business process/IBP) yang cenderung tidak efisien (boros). IBP meliputi segala sesuatu yang menyangkut prosedur kerja perusahaan, yakni bagaimana orang per orang bekerja, bagaimana hubungan antar orang dan antar bagian di perusahaan, bagaimana hubungan perusahaan dengan pelanggan, dan bagaimana sumber daya perusahaan digunakan dan dikendalikan.

Pada saat ini, masih banyak perusahaan yang beroperasi berdasarkan kebiasaan apa yang sudah mereka jalankan bertahun-tahun dan akhirnya menjadi sebuah kebiasaan/ budaya perusahaan tersebut. Tidak hanya terbatas dengan perusahaan dengan skala kecil, perusahaan skala menengah dan besar pun masih ada yang belum memiliki prosedur kerja perusahaan yang baku dan dibakukan. Prosedur kerja perusahaan yang hanya dibangun berdasarkan kebiasaan, cenderung bersifat boros sehingga menguras pendapatan yang diperoleh perusahaan.

Pemborosan pada umumnya terjadi karena lemahnya prosedur kerja perusahaan yang berkaitan dengan penggunaan energi, peralatan dan inventaris kantor, biaya perjalanan, promosi dan pemasaran.

Berkaitan dengan hal itu, TMC INDONESIA hadir untuk membantu Anda dalam penyusunan, pengembangan dan penerapan IBP yang hemat namun efektif. IBP dimaksud mencakup job description dan Standard Operating Procedure (SOP). Berbeda dengan jobdes dan SOP yang selama ini dikenal, TMC INDONESIA mengembangkan financial based job description and standard operating procedure.

Show More
Close