Sub Services

Seleksi Calon Karyawan & Pengembangan Karir

Kualitas dan efektifitas proses seleksi, diyakini merupakan titik awal paling menentukan pencapaian optimalitas kinerja dan daya saing perusahaan/organisasi. Oleh karena itu, dalam melaksanakan rekrutmen dan seleksi, TMC INDONESIA menggunakan pendekatan yang profesional dan terintegrasi, untuk benar-benar dapat mengenali kandidat yang memiliki keunggulan nilai-nilai pribadi, talenta, kompetensi, dan latar belakang pengalaman, yang sesuai dengan karakteristik jabatan yang dibutuhkan oleh perusahaan/organisasi Anda.

Dengan demikian, tujuan utama yang hendak dicapai dari proses seleksi adalah menemukan kandidat yang tepat untuk jabatan yang tepat dengan kinerja yang tepat. Dalam melaksanakan asesmen terhadap calon karyawan & pengembangan karir, TMC Indonesia menggunakan pendekatan yang profesional dan terintegrasi, untuk benar-benar dapat mengenali kandidat yang memiliki keunggulan nilai-nilai pribadi, talenta, kompetensi, dan latar belakang pengalaman, yang sesuai dengan karakteristik jabatan yang dibutuhkan oleh perusahaan saat ini maupun untuk menjawab kebutuhan perusahaan di masa depan yang penuh tantangan dan ketidak-pastian.

Differensiasi yang nyata dari TMC Indonesia terkait pemeriksaan psikologi, adalah pada alat tes yang senantiasa updated, paduan atau kombinasi metoda yang dipergunakan dalam pelaksanaan assessment, konsistensi pengamatan terhadap respon peserta selama asesmen berlangsung, dan kedalaman analisis terhadap respon/jawaban/lembar jawaban peserta.

Selengkapnya mengenai aspek yang ditelusuri, adalah sebagai berikut:

1. Kecerdasan

Yang diukur dalam aspek kecerdasan adalah kapasitas kecerdasan (IQ), kemampuan atau daya tangkap, analisa masalah, fleksibilitas berfikir, pemecahan masalah, logika verbal, logika numerikal, daya ingat dan konsentrasi dari kandidat. Pertanyaan yang ingin dijawab dari pengukuran ini adalah apakah kandidat memiliki kecerdasan yang cukup untuk menjawab atau mengurai kompleksitas persoalan dalam jabatan atau dalam program yang sedang dikembangkan.

2. Corak Kepribadian

Yang ingin ditelusuri dari corak kepribadian adalah daya juang, hasrat berprestasi, kepercayaan diri, stabilitas emosi, daya tahan terhadap stres, penyesuaian diri dan tingkat sosiabilitas kandidat. Pertanyaan yang akan dijawab dari penelusuran ini adalah apakah kandidat memiliki corak kepribadian yang tangguh, fleksibel dan mudah menerima perubahan.

3. Talenta

Yang akan digali dari penelusuran mengenai talenta adalah bakat mendasar dari kandidat, apakah bakat tersebut sesuai atau dapat mendukung kualifikasi jabatan atau kualifikasi program yang sedang dikembangkan oleh organisasi.

4. Pola Kerja

Aspek yang diukur pada pola kerja adalah ketelitian, kecepatan kerja, ketahanan kerja dan manajemen kerja kandidat. Pertanyaan yang hendak dicari jawabannya melalui penelusuran ini adalah seberapa jauh kandidat memiliki visi, perencanaan dan kemampuan mengeksekusi rencana, secara cepat, teliti dan berorientasi pada hasil.

5. Job Person Match

Dari hasil penelusuran aspek kecerdasan, kepribadian, talenta dan pola kerja kandidat, akan diperoleh angka (persentase) kesesuaian antara profil kandidat dengan profil jabatan (Job Person Match/JPM). Kandidat yang akan direkomendasikan adalah kandidat yang memiliki JPM tertinggi, atau kandidat yang paling berpotensi untuk meningkatakan kinerja perusahaan.

Show More
Close