Kegiatan

Menghindarkan Ortu jadi Palak dan Naik Sasak

Senang sekali bisa berbincang seru dg orang-orang tua hebat Sekolah Cita Luhur , dalam acara Parenting Online. Meski daring, rasanya seperti berjumpa langsug saja.
Pertanyaan demi pertanyaan mengalir deras dari orang tua, antara lain tentang perlukah PR yang banyak untuk anak saat pandemi, saat anak malas mengerjakan PR, perlukah marah dan menggunakan kekerasan, apa solusi agar anak tidak jenuh di rumah terus, dan bisa bersosialisai dengan temannya, dan apa dampak negatif kalau anak “berhenti” sementara dari sekolah selama pandemi.
Merujuk pada pendapat ahli, terutama tentang teori Gen Y nya Karl Manheim (The Problem of Generation, 1928), bahwa kehidupan anak milenial sangat dipengaruhi oleh dua kata, yakni joyfullness dan friendship, maka tantangan terberat ortu di tengah pandemi ini adalah bagaimana membangun suasana rumah yang menyenangkan, saling mendukung, saling menghomati, saling mengalah dan saling menyumbang keceriaan diantara sesama keluarga, sehingga anak tetap nyaman belajar secara mandiri di rumah.
Persoalannya, kelamaan berdiam diri di rumah ditambah mungkin tekanan ekonomi akibat pandemi, serta kekurang-mampuan ortu memahami a to z nya proses pembelajaran daring, membuat sebagian ortu jadi “PNS” (palak dan naik sasak).
Kami keasyikan membahas kiat-kiat jitu agar ortu tak sampai jadi “PNS”. Saking asyiknya, tak terasa waktupun habis. Semoga di lain waktu bisa dituntaskan lagi ya papsky dan mamsky….
Perbincangan daring makin asyik bahkan heboh, dg kehadiran the happy creator dokter multi talenta Agustinus Hw Purba.. Tq ya brader, banyak belajar dari dirimu. Gak ada elo gak rame!!!
Salut kepada Sekolah Cita Luhur, tidak saja atas gagasannya membuat acara penting ini, tapi juga komitmen nya untuk mendeliver pembelajaran yang menghargai bakat minat anak, serta pembelajaran daring yang ringan, namun tepat tujuan dan menyenangkan. Salute also kepada orang-orang tua Cita Luhur, Ibu Prana Hutabarat
dan teman-teman yang rata-rata punya jadwal super sibuk, namun demi rasa sayang kepada anak tetap anteng mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.
Big thanks kepada Pengurus Yayasan, Kepala Sekolah, Koordinator Pembelajaran dan Guru2 hebat Cita Luhur, yg udah bekerja keras mewujudkan kegiatan ini.
Mau menjadikan anak hebat karena bakat dan minatnya, anak fun belajar tanpa tertekan dg target-target yg berat, ayo ke Cita Luhur.
Show More
Close